Begitu banyak ritual Adat yang masih dipertahankan yang salah satunya adalah Sedekah Labuan.
Sedekah Labuan merupakan ritual adat yang dilakukan oleh Mak Lokaq Subandar bersama masyarakat Adat Wet Sukadana yang bertujuan untuk menjaga Laut agar tidak rusak ekosistemnya serta meminta agar Laut memberikan manfaat besar bagi masyarakat adat bayan.
Ritual ini dilakukan Empat tahun sekali oleh Mak Lokaq Subandar, pembekel dan Kiayi adat yang berada di wet adat Sukadana.
prosesnya dimulai dari bale Lokaq Gantungan rombong kemudian bersama masyarakat adat beriringan ke pantai tempat di berlangsungkannya ritual ini.
Sesampainya di lokasi ritual para tokoh adat bersama masyarakat menyiapkan sesajen berupa peset, gegulik, bubur, kelepon, surabi, buah-buahan serta nasi dan sayur-sayuran,. Apabila sudah lengkap sesajen tersebut ditaruh di perahu kecil yang telah dibuat kemudian perahu yang berisi sesajen dihanyutkan ke laut. Kemudian setelah masyarakat adat melakukan acara meriap atau acara selamatan sedekah labuan yang dipimpin oleh Kiayi.
Setelah ritual ini masyarakat tidak boleh melaut selama tiga hari karena selama waktu itu laut sedang memperbaiki kerusakannya, jika ada yang melanggar maka akan di kenakan sanksi adat.
Jika larangan ini dilanggar maka para tetua adat akan melakukan gundem guna membahas sangksi atau Awik- Awik adat yang digunakan untuk menghukum orang yang telah melanggar larangan tersebut,
Biasanya Awik-awik yang telah diterapkan adalah membayar dosa ( istilah penerapan sanksi oleh masyarakat adat ) berupa : kerbau, uang bolong, tembasak, dan perlengkapan masakan yang digunakan untuk acara ngasuh ( selamatan ).

Tidak ada komentar:
Posting Komentar